Minggu, 24 Januari 2021

Modal Bisnisnya Berapa, Mbak?

Modal Bisnisnya Berapa, Mbak?

 

Saya ini sebenarnya belum ahli di bidang bisnis/dagang/atau apalah itu sejenisnya. Lha hingga saat ini saja saya masih bingung membedakan antara dagang dan bisnis. Katanya ada perbedan, namun dimataku semua ku anggap sama. Ah dasaarr aku ini.

Kalau ditanya berapa modal bisnisnya, wah aku jadi bingung jawab nominalnya. Karena selama ini modalku itu hanya jari, dan itupun jarinya orang. Guyonannya sseperti itu. Kayak yai Edi, panutannya sahabatku. Dia bilang modal dengkul, itupun dengkulnya orang.

Kok bisa mbk gak pake modal?

Bisalah. Nyatanya sampai sekarang Alhamdulillah masih ada saja orderannya. Tak lain semua atas campuur tangan Allah tentunya. Masak iya harus aku tuliskan. Kalian pasti lebih paham lah ya.

Jadi gais, sistem dagang/bisnis/jualan yang aku jalankan selama ini itu adalah mengguunakan sistem dropship. Jadi anggap aja aku itu menjadi seorang marketer. Itu loh, orang-orang yang menawarkan barang/jasanya. Nah, ketika ada customer yang mau order, barulah aku memesan barang tersebut. Jadiii, aku dapat keuntungan langsung dari jualan tersebut dan aku tidak ada risiko rugi karena barang menumpuk.

Banyak loh dunia bisnis sekarang ini yang memakai sistem dropshipper. Eh, tapi kita  kudu lebih jeli dalam memilih agen bisnis kita ya gais. Makin canggih teknologi sekarang, makin marak juga dunia kejahatan. Hati-hatii banyak penipuan diluar sana. Bukan hanya dengan nominal ribuan tapi bisa sampai jutaan hingga ratusan juta.

Kalau memang mau benar-benar ingin berkecimpung dalam dunia bisnis, modalnya itu “NEKAD”. Kalau gak nekad, ya gak bakal meningkat. Makanya, yok mulai belajar bisnis dari sekarang. Jalankan. Jangan hanya bertanya ilmunya tanpa mempraktekkan dalam dunia nyata.

Zaman now, banyak sekali akses untuk mendapati ilmu tentang dunia bisnis. Asalkan kamu mau belajar dan memulai. Udah gitu aja.

Aku pribadi sih memang belum banyak ilmunya. Paling banyak itu malah belajar otodidak dari kesalahan-kesalahan yang  pernah ku alami selama ini. Selama ini aku masih belum memiliki mentor bisnis gais. Jadi pure aku itu belajar dari banyak sumber. Memperhatikan pola-pola bisnis dari berbagai arah.

Saranku, belajarlah pada ahlinya. Kalau belajar dariku, pasti bakal tak ceritain tentang perjalanan bisnisku. Aneh kan ya aku ini? Haha. Ya memang begitu. Karena aku sendiri belum bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan berat.


Dianda Avicenna,

Surabaya, 24 Januari 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Modal Bisnisnya Berapa, Mbak?

Modal Bisnisnya Berapa, Mbak?   Saya ini sebenarnya belum ahli di bidang bisnis/dagang/atau apalah itu sejenisnya. Lha hingga saat ini s...